RSS Feed
logo
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

PEMBICARA - PENULIS - PERENCANA KEUANGAN
Artikel Terbaru
Arsip
21 step's to be real entrepreneur

New Release Book

DARI PRAKTISI P3K
image

Hari 'Soul' Putra

Financial Motivator


Penemu The Supreme Learning Program
Statistik Pengunjung

image

 

 

 

 

 

FB Motivasi Keuangan

 

WealthFlow 19 & Business Advisory
Mau Nambah Passive Income
Bimbel Bisnis Online
Media Strategic Partner
Radio Internet

Membaca Buku Satanic Finance dari Perspektif Motivasi Keuangan

image

Buku Satanic Finance-Bikin Umat Miskin

http://p3kcheckup.com/article/124936/membaca-buku-satanic-finance-dari-perspektif-motivasi-keuangan.html

Sebelum saya mengungkapkan Buku Satanic Finance -Bikin Umat Miskin yang dikarang oleh Bapak DR. Ahmad Riawan Amin (Mantan Presdir Bank Muamalat dan sekarang sebagai Direktur International Islamic Financial Market) dalam perspektif Ilmu Motivasi Keuangan, izinkan saya untuk sedikit mengulas bagaimana saya akhirnya bisa berinteraksi dengan banyak para pakar di bidang ekonomi syariah dan muamalah.

Saya lulus kuliah dari Universitas Islam Indonesia jurusan Teknik Industri tahun 2002.  Sebelum hijrah ke Jakarta, sempat beberapa bulan menikmati menjadi volunteer dan mentor di bidang pelatihan di beberapa LSM, baik di Jogjakarta maupun di Bandung.

Setelah ke Jakarta, menjalani taqdir kehidupan, saya terdampar selama 3 tahun dari tahun 2002 hingga 2005 bekerja di Bank Konvensional, baik lokal maupun asing.

Kebetulan yang persentasenya, lebih banyak menangani skim kredit yang nota bene, menurut teman-teman aktifis ekonomi syariah, disanalah letak riba terbesarnya.

Secara umum, bank melakukan 3 aktivitas, yakni Pelayanan atau operasional, Funding/ menarik dana dari masyarakat, dan Lending/ memutar atau mengelola uang masyarakat.  Khusus untuk lending , atau asset dalam perspektif bank, tetapi liabilities dari perspektif masyarakat, inilah yang membuat bank bisa hidup dan menggaji para karyawannya (baca : Bankir) dengan standar kehidupan yang sangat layak, khususnya pada level manager senior dan direktur.

Semakin besar dana yang diputar (walau tetap ada resiko kredit macet), akan semakin besarlah keuntungan bank.

Pada sisi ini, pelajaran paling mendasar yang saya dapatkan bahwasanya, ketika terdesak akan kebutuhan, baik untuk pribadi dan keluarga maupun untuk pengembangan usaha, orang rela melakukan segala cara agar bisa meminjam uang di bank, tidak peduli apakah itu RIBA atau bukan.

Setelah lepas dari bank, saya mulai kembali menekuni dunia entrepreneur dengan mendirikan usaha.  Hingga akhirnya, atas sebuah kesalahan fatal cara memandang bisnis, atau mungkin ini juga bagian dari taqdir langit, membuat saya yang dahulunya seorang muzakki menjadi mustahik.

 

Hingga akhirnya, pertengahan 2005 menghantarkan saya bertemu Motivator Muslim di sebuah Masjid di bilangan Menteng.

Disanalah seperti mendapatkan energi baru, saya memandang UANG DARI PERSPEKTIF MOTIVASI, sebuah pendekatan yang revolusioner tentang makna uang dan rezeki.

Banyak hal yang saya dapatkan ketika menemani beliau lebih kurang 6 tahun, dalam sebuah proses panjang memahami hakikat uang dan kehidupan.

Disinilah, lewat Sang Motivator Muslim tersebut saya pertama kali masuk ke ruangan salah satu pimpinan Bank Muamalat, yang dikomandani Pak Riawan Amin, si penulis buku Satanic Finance .

 

Selanjutnya di tahun 2007, agar menambah pola pikir lebih komprehensif tentang uang, saya belajar dari Safir Senduk, sang Pionir Perencana Keuangan di Indonesia, baik melalui buku, seminar dll bahkan juga lewat murid-murid utamanya, Mas Ahmad Gozali, Mas Eko Endarto dan Mbak Mike Rini Sutikno untuk memahami UANG SECARA TEKNIS.

 

Di tahun 2009, atau sebuah ketidaksengajaan (masih dalam menjalani taqdir langit), saya ketemu Mas Aidil Akbar, salah seorang perencana keuangan senior, yang telah 15 tahun berpraktek di Amerika, yang akhirnya atau sebuah ‘tragedi’ inilah, website www.P3KCheckUp.com muncul pertama kali di publik.

 

Pada tahun 2010, ide mendirikan WealthFlow 19 sebagai institusi mulai direalisasikan dan akhirnya, setelah bersentuhan secara intensif dengan PT MRE Indonesia yang di komandani Mbak Mike Rini dan juga berbagai pengalaman selama mengisi Talk Show Radio dan Menulis di Kanal Personal Finance OkeZone, pada tanggal 31 Mei 2012, buku WealthFlow 19 (Rahasia tentang Uang, Kekayaan dan Kesejahteraan) diterbitkan oleh Penerbit Gramedia.

 

Di tahun 2011, ditengah gegap gempitanya EKONOMI SYARIAH, saya bertemu dan diskusi langsung di kantor Bapak Adiwarman Karim (Pakar Ekonomi Syariah Indonesia), yang akhirnya menjadi salah satu pemberi testimoni di buku WealthFlow 19.

Di tahun 2011 ini juga, saya mulai tertarik dan aktif di Kajian-kajian MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) dan ikut beberapa kali Pelatihan tentang Ekonomi Syariah, dimana pematerinya antara lain dari Karim Consulting.

 

Setelah melewati proses panjang memahami ekonomi syariah, tahun 2012 di mulai dari mencari literatur tentang emas, hingga menghantarkan saya mengenal Koin Dinar Emas dan Dirham Perak.  Dari Dinar dan Dirham ini, saya belajar lagi sebuah cara pandang ‘BARU’ tentang penggunaan emas dan perak sesungguhnya dalam PERSPEKTIF MUAMALAH.

Untuk lebih jelas sila klik http://p3kcheckup.com/page/67559/buku-euforia-emas.html

 

Ternyata dalam memberdayakan sisi sosial ummat, ada 2 kutub yang mengemuka di dunia dan Indonesia khususnya, yakni Kutub Ekonomi Syariah (iqtishad) dan Kutub Muamalah (‘Amal Ahlul Madinah).

 

Dari dua kutub ini, yang satu (ekonomi syariah) ada dalam sistem yang di bawa kaum Yahudi dengan Perbankan dan turunannya, dengan mengganti konsep konvensional dari bank konvensional menjadi bank syariah, asuransi konvensional menjadi asuransi syariah, pasar modal konvensional menjadi pasar modal syariah hingga pada level mikro, dari perencanaan keuangan konvensional menjadi perencanaan keuangan syariah dst.

 

Dari kutub muamalah ada 5 pilar yang mau direstorasi terkait UANG dan Aktivitas kehidupan sosial masyarakat sehari-hari, yakni Mata uang yang halal (kembali ke Koin Dinar Emas dan Koin Dirham Perak), Pasar-pasar terbuka, Produksi Mandiri, Perdagangan dan Kontrak Bisnis seperti Qirad dan Syirkat dll.

 

Buku Satanic Finance membedah bagaimana mekanisme para setan membuat sebuah “Revolusi yang menjanjikan kejayaan” semu terbentuk dari 3 pilar setan:

  1. Fiat money (mata uang kertas)
  2. Fractional reserve requirement (persyaratan cadangan wajib)
  3. Interest (sistem bunga)

Apabila ketiga pilar setan tersebut bertemu, banyak efek mematikan yang akan terjadi. Maka penggandaan uang akan tumbuh begitu dahsyat sehingga pertumbuhan ekonomi riil akan selalu tertinggal dari lompatan pertumbuhan sektor moneter.

Dan Indonesia sudah merasakan dampaknya di tahun 1997 dan 2008, dan akan terus terulang, ketika 3 pilar setan ini masih dilestarikan.

Dengan tetap mengusung idealisme bagaimana ekonomi harusnya dijalankan, buku Satanic Finance merupakan buku yang layak dibaca untuk memahami secara mudah, bagaimana proses perampasan kekayaan suatu bangsa terjadi dan dengan buku ini akan menggugah kesadaran baru kita, betapa krisis ekonomi sebenarnya hasil rekayasa global lewat tangan-tangan Zionis Yahudi.

 

Terakhir, dari buku ini menggarisbawahi “Jika yang terpenting dalam hidup adalah meneruskan hidup, maka apa pun pekerjaan yang kita lakukan semata-mata untuk mencukupi dan menghiasi hidup.”  Tetapi, bagi orang yang memahami arti kehidupan. Hidup bukan lah hal terpenting. Bagian terpenting dari hidup seharusnya adalah menyiapkan kehidupan abadi kelak setelah mati.  Hidup yang bermakna adalah, ketika waktu hidup kita bermanfaat bagi orang lain. Ketika desah nafas, gerak langkah kita menyatu dalam pengabdian kepada sang pemberi hidup.

Apakah kita sudah siap membuat sejarah hidup, bukan sekedar cerita hidup (make a history in your life, not just a story ).

 

Buku Edisi Platinum dengan ketebalan 124 halaman dan ukuran buku 14,9 cm x 22,9 cm bisa didapatkan melalui Badii Online Shop dengan menghubungi via sms 0815 1999 4916 www.P3KCheckUp.com

 

NB : Agar lebih komplit memahami UANG baik dari cara pandang Mindset maupun Teknis pemberdayaan uang yangsebenarnya, maka disarankan memiliki 3 buku :

  1. Satanic Finance oleh DR Ahmad Riawan Amin, 2007 (pola pikir dasar dan mudah dalam memahami 3 pilar setan).  Edisi Platinum 2012 dengan ketebalan 124 halaman dan ukuran buku 14,9 cm x 22,9 cm, Penerbit Zaytuna (Group Ufuk Publishing)
  2. Euforia Emas oleh Ir. H. Zaim Saidi,MPA., 2011 (aspek sejarah dan teknis dasar serta gampang memahami cara memberdayakan Dinar Emas dan Dirham Perak, sebagai jawaban dari Implementasi MATA UANG SESUNGGUHNYA). Edisi Revisi dengan ketebalan 280 halaman dan ukuran buku 13,5 cm x 21,0 cm, Penerbit Pustaka Adina
  3. WealthFlow 19 (Rahasia tentang Uang, Kekayaan dan Kesejahteraan) oleh Hari ‘Soul’ Putra, 2012 (aspek Mindset dan Teknis dari Motivasi Keuangan dan Perencanaan Keuangan). Edisi Pertama dengan ketebalan 200 halaman dan ukuran buku 13,5 cm x 20 cm, Penerbit Gramedia

 

Ketiga paket Buku ini bisa didapatkan melalui Badii Online Shop dengan menghubungi via sms 0815 1999 4916 www.P3KCheckUp.com

Copyright © 2017 - 2009 SMCorp. · All Rights Reserved