RSS Feed
logo
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

PEMBICARA - PENULIS - PERENCANA KEUANGAN
Artikel Terbaru
Arsip
21 step's to be real entrepreneur

New Release Book

DARI PRAKTISI P3K
image

Hari 'Soul' Putra

Financial Motivator


Penemu The Supreme Learning Program
Statistik Pengunjung

image

 

 

 

 

 

FB Motivasi Keuangan

 

WealthFlow 19 & Business Advisory
Mau Nambah Passive Income
Bimbel Bisnis Online
Media Strategic Partner
Radio Internet

Bisnis Berubah atau Punah?

image

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah kita membahas bagaimana punya Network tanpa Network (OPN), lalu punya Time tanpa Time (OPT), yang terakhir kita akan bahas bagaimana punya Uang tanpa Uang (Other People Money/OPM).

Seperti di Era Disrupsi hari ini dimana kita harus menyiapkan mental kita terhadap :

Punya kantor tanpa kantor
Punya mobil tanpa mobil
Punya resto tanpa resto
Punya bank tanpa bank
Punya duit tanpa cash

Misalnya Punya resto tanpa resto, artinya untuk membuka Restoran hari ini dan mendapatkan konsumen, kita tidak harus punya gedung atau ruko atau tempat yang strategis.
Cukup punya dapur yang bisa memasak makanan kita dan pasang GoFood dll.
Jadilah Restoran di rumah ala GoFood.

Sebegitu mudahnya untuk berusaha di zaman NOW.

Maka konsep Ekonomi Disrupsi hari ini dengan Sharing Economy adalah bisa punya uang tanpa uang.
Ini menandakan babak baru bentuk kerja sama yang saling menguntungkan.
Tidak harus menggunakan modal yang besar, cukup menjadikan aset tidur kita menjadi aset produktif.

Pointnya adalah :
1. Prinsip Bagi Hasil
2. Prinsip Ekonomi Berbagi
3. Prinsip Jangan Monopoli

Mari kita bahas satu demi satu sembari menyeruput teh nikmat di pagi hari.

1. Prinsip Bagi Hasil

Selama ini, kita sering di ninabobokkan oleh iming-iming bagi hasil tanpa harus berbagi resiko secara nyata.
Cukup setor dana Rp 1jt, maka Anda akan mendapatkan bagi hasil 10% tiap bulan, jadi Rp 1,1Jt.
Menarik?
Iya, sangat menarik.
Dan berapa banyak masyarakat kita, mulai dari level grassroot hingga para pejabat dengan iming-iming di atas menjadi korbannya.

Mulai dari angka ratusan ribu, hingga jutaan dan miliaran.
Mereka menancapkan sebuah DATA dan FAKTA yang NYATA, artinya pola di atas bekerja.

Hanya yang tidak disadari, pola 'yang bekerja' ini, semuanya bersifat SEMU.
Inti-nya uang investor juga yang dipake buat 'bagi hasil semu' tadi, dari 'investor' selanjutnya (downline).

Jadi bagi hasil yang saya maksud adalah siap berbagi untung dan siap berbagi rugi.
Bukan dengan pola riba kapitalistik hari ini.

2. Prinsip Ekonomi Berbagi

Ketika ekonomi berbagi di gerakkan oleh kumpulan orang yang bersyirkah (berkongsi), maka semua aset, baik tangible maupun intangible disatukan dan bisa menggerakkan aset-aset tidur yang tidak produktif.
Atau yang selama ini jadi beban/liabiliti, bisa menjadi produktif.

Intinya siap berbagi kue untung dengan orang lain.
Ketika sudah bersyirkah, maka lakukanlah dengan totalitas, agar usahanya bisa berkesinambungan, untung dan berkah tentunya.

3. Prinsip jangan monopoli

Setelah untung, disinilah point pamungkasnya, jangan serakah.
Alirkan lagi keuntungan tersebut kepada yang membutuhkan, karena di sebagian harta kita ada hak orang lain.

Berapa banyak yang saya lihat para pebisnis yang jatuh karena terlalu rakus alias serakah.

Inginnya, semua keuntungan di makan sendiri.
Padahal ketika kita mengajak orang lain, berarti keluarganya juga ikut mendo'akan bisnis kita bersama agar sukses.

Paling tidak kita punya panduan dalam meneruskan bisnis kita atau tidak.

Jadi, jika kita ingin bisnis kita berubah, lakukanlah dengan sungguh-sungguh dan cari partner atau investor yang mau di ajak kerja sama.

Siap Bisnis kita Berubah?

 

Hari 'Soul' Putra
Managing Director WealthFlow 19 Technology www.P3KCheckUp.com
Founder IBC/Indonesian Business Community
Motivator Keuangan Indonesia
0815 1999 4916

 

Note :

Workshop “Business Fundamental”  Depok akan jadi Pembuka tahun 2018.

http://www.harisoulputra.com/2017/12/business-fundamental-workshop.html?m=1

Mark on your calendar
Kamis, 11 & 25 Januari, 8 & 22 Februari 2018 M
09.00 Wib - 12.00 Wib

Perkantoran Apartemen Taman Melati Lt. 5
Jl. Margonda Raya No. 525 A (samping Tugu Selamat Datang), Kota Depok.
Investasi Rp 650.000 per sesi
Atau Dapat HADIAH menjadi Rp 2.300.000 untuk 4x Pertemuan.
DAFTARKAN DIRI ANDA
Untuk Pendaftaran dan Info lainnya :
  
Narahubung :
Bu Tunjung 0812 9100 1570.
Hotline  :  +62 815 1999 4916 

Email      : wealthflow19@p3kcheckup.com 
Website : www.P3KCheckUp.com

Mon, 1 Jan 2018 @10:36

Copyright © 2018 - 2009 SMCorp. · All Rights Reserved