RSS Feed
logo
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

PEMBICARA - PENULIS - PERENCANA KEUANGAN
Artikel Terbaru
Arsip
21 step's to be real entrepreneur

New Release Book

DARI PRAKTISI P3K
image

Hari 'Soul' Putra

Financial Motivator


Penemu The Supreme Learning Program
Statistik Pengunjung

image

 

 

 

 

 

FB Motivasi Keuangan

 

WealthFlow 19 & Business Advisory
Mau Nambah Passive Income
Bimbel Bisnis Online
Media Strategic Partner
Radio Internet

Trik tak Boros Bertemu Undangan Buka Bersama

image

Kanal Konsultasi MOTIVASI KEUANGAN Republika Online

Rabu, 08 Juni 2016, 11:20 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Assalamu’alaikum Wr Wb...  Salam kenal Kang Hari ‘Soul’ Putra. Masalah saya dari tahun ke tahun selalu sama, khususnya di bulan Ramadhan.  Tidak bisa mengerem laju sosialisasi selama bulan Ramadhan.

Rata-rata undangan untuk kopdar dan bukber (buka bersama) minimal 3 kali per pekan.  Jika tidak datang, rasanya kurang enak sama yang mengundang.  Sementara jika harus menurutkan keinginan, biasanya kantong jebol, ujung-ujungnya akan selalu defisit di akhir Ramadhan.

Mohon saran dan nasehat dari sisi motivasi keuangan.  Sekian dan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

Wiwied, Karawang


Jawaban WF 19

Wa’alaikumsalam Wr Wb

Salam kenal Bu Wiwied. Selamat Anda sudah menjadi pusat perhatian orang-orang di sekitar Anda, itu artinya Anda sudah punya modal sosial yang sangat baik.

Bayangkan jika tidak ada yang memperhatikan Anda, dunia serasa sepi walau hari ini ada sosial media sekalipun.  Karena dasarnya manusia adalah makhluk sosial. Kopdar (kopi darat) atau bukber (buka bersama) adalah sebuah ajang silaturrahim antara kita dimana biasanya telah terjalin sebuah ikatan persahabatan dan pertemanan cukup lama.

Ada kopdar group WA, LINE dan BBM,  ada juga kopdar alumni SD, SMP, SMA, kuliah dari jenjang S1 hingga S3,  kopdar komunitas bisnis, profesi, organisasi penunjang karier dan sebagainya. Jika semua ini harus dituruti, maka kerjaan Anda tiap hari akan bersilaturrahim dan ujungnya bisa ditebak, bangkrut.

Tetapi bagaimana agar tetap bisa ikut kopdar dan bukber dan kantong tidak jebol?

Yang pertama adalah punyai NIAT, niatkan untuk silaturrahim, membangun jejaring dan berbagi ilmu. Orang yang memiliki ilmu dan punya keinginan berbagi berarti sudah memiliki mental keberlimpahan (abundance mentality), berarti secara mental sudah siap kehilangan apa yang ada di dalam dirinya.

Yang kedua adalah IMPRESI, berikan kesan terbaik akan kompetensi Anda. Ketika niat Anda untuk berbagi, tunjukkan Anda punya kemampuan dan keahlian yang bermanfaat bagi orang lain. Dengan dua hal di atas, Anda secara mental sudah surplus tinggal solusi pada sisi keuangannya saja.

Pengelolaan keuangan yang baik adalah pengelolaan keuangan yang sudah direncanakan. Artinya berapa banyaknyapun kopdar atau bukber dilakukan, Anda sudah ada anggarannya, karena sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.


Sekarang kita bahas langkah-langkah dari sisi keuangannya.

1. Pola pikir sehat keuangan

Sebuah karakter sehat atau sakit keuangan berawal dari sebuah pola pikir. Jika kita memiliki pola pikir sehat keuangan, maka pola pikir ini yang tertanam dalam pikiran bawah sadar kita.  Dari pola pikir inilah akan menghasilkan serangkaian kebiasaan.

Pun begitu jika karakter sakit keuangan, berawal dari sebuah paradigma. Setelah menghasilkan sebuah kebiasaan akan membentuk sebuah karakter (hasil jadi). Perilaku miskin, perilaku kelas menengah atau perilaku kaya/sejahtera adalah sebuah tindakan dari sebuah pola pikir terhadap uang.

Jika ‘jiwa’ yang tertanam dalam alam bawah sadar Anda adalah boros, maka akan membentuk sifat boros. Cara melihat bahwa Anda boros atau tidak adalah dengan financial check up.  Misalnya Anda melakukan check up bulanan dimana Pendapatan bulanan lebih besar dari pengeluaran bulanan, menabung minimal 10 persen dari penghasilan, utang tidak boleh lebih dari 20 persen, hidup semurah mungkin dan lainnya. Jika kebiasaan ini yang Anda lakukan setiap hari, maka akan membentuk pola pikir sehat keuangan.

2. Kekuatan ritual sehat keuangan

Ritual adalah sebuah perilaku atau tindakan pengulangan secara terus menerus.  Jika ditambah kata Spiritual, maka pengulangan tersebut akan menjadi lebih bermakna. Jika ritual bukber (buka bersama) atau kopdar (kopi darat) terjadi setiap pekan dalam bulan Ramadhan atau bulan-bulan lainnya dan Anda selalu defisit alias tekor, maka Anda harus merubah menjadi Spiritual bukber/kopdar terjadi setiap bulan Ramadhan dan bulan-bulan lainnya dan Anda selalu surplus.

Buatlah sebuah tindakan 21 hari untuk menyabotase ritual yang selalu minus tersebut. Mental Anda harus diubah dari konsumen menjadi produsen, dari pedagang menjadi pebisnis, dari individual menjadi sebuah paguyuban pedagang (ekonomi berjamah).

Jadikan biaya bukber atau kopdar tersebut menjadi biaya kantor (entertainment atau memperluas relasi) jika Anda berstatus karyawan. Atau jika Anda seorang pemilik bisnis jadikan biaya kopdar atau bukber tersebut sebagai biaya promosi atau biaya marketing untuk ‘memasarkan’ diri dan produk/jasa Anda.

Pada saat Anda kopdar atau bukber lakukan penjualan produk/barang/jasa (otomatis Anda harus punya produk/jasa, apakah punya produk/jasa orang lain yang Anda jualin atau produk/jasa Anda sendiri) sebelum acara bukber/kopdar tersebut dilakukan. Begitu pas kodpar/bukber, tinggal COD (Cash On Delivery) saja.

Tiga produk utama yang saat ini diminati pasar dan sejalan dengan kebijakan ekonomi kreatif pemerintah adalah kerajinan/craft, makanan/culinary, dan baju/fashion. Dan juga harus punya produk/jasa penunjang profesi Anda. Ibaratnya, sambil menyelam minum air.

Jika undangan tersebut dari Group WA (WhatsApp) tentu Anda sudah tahu orang-orangnya siapa saja.  langsung tawari produk Anda, misal Cireng Salju.  Begitu Anda ketemu secara fisik, langsung tukarkan barang bawaan Anda dan uang mereka. Dari keuntungan ‘jualan’ tadi, sebenarnya cost operational untuk bukber atau kopdar Anda sudah tercakup.

3. Pengalaman senang dan sehat keuangan
Salah satu metode agar Anda sehat keuangan adalah dengan auto suggestion alias afirmasi berulang secara mandiri.
Mengucapkan sebuah kalimat berulang-ulang setiap hari dengan Harapan akhirnya kata-kata itu suatu hari menembus pikiran bawah sadar Anda dan diterima sepenuhnya oleh hati dan pikiran.

Bukankah hal-hal yang kita rasakan hari ini adalah berkat doa-doa yang kita ucapkan setiap hari? Contohnya “Bukber/kopdar itu sesuatu yang menyenangkan dan menghasilkan uang.”

4. Pengendalian anggaran keuangan bukber
Terakhir Anda harus melakukan lima (5) langkah ini agar pengendalian anggaran keuangan Anda berjalan sesuai jalur:

 

a. Sasaran pertama adalah surplus
Anda harus tahu berapa biaya 1x kopdar/bukber (transportasi, makan/minum dan lainnya) dan berapa produk (jika Anda punya produk/barangnya) yang harus Anda jual selama kopdar/bukber tersebut berlangsung. Misalnya biaya bukber/kopdar Rp 100 ribu maka keuntungan Anda harus lebih dari Rp 100 ribu.

b. Anggarkan dari keuntungan kopdar/bukber untuk kopdar/bukber berikutnya
Sebuah kopdar/bukber, akan selalu berjalan rutin, apalagi jika Anda termasuk orang yang dipandang dalam sebuah komunitas. Bukan hal yang salah jika Anda berjualan pada saat kopdar/bukber, selagi caranya elegan dan tidak memaksa. Selalu pola pikir Anda harus berlebih, minimal ada potensi berlebih untuk bisa ditindaklanjuti pada kopdar/bukber berikutnya.

c. Niatkan selalu untuk bersedekah
Ketika surplus atau minus, tetaplah sisihkan untuk sedekah.  Sedekah adalah sebuah cara memperlancar jalan rezeki Anda dan keluarga. Selain secara mental Anda kaya/sejahtera, tentulah dengan sedekah bisa membuat orang lain berbahagia.  Sedekah tidak harus dalam bentuk uang, sedekah ilmu juga bagian dari cara membahagiakan orang lain.

d. Disiplin dalam membelanjakan kebutuhan kopdar/bukber
Jika dalam bukber/kopdar tersebut tidak mensyaratkan harus mengeluarkan uang, tetapi membeli barang untuk dimakan/minum secara bersama, maka tetap harus dianggarkan sesuai dengan proporsi yang ada. Ingat keuangan itu  adalah Intellectual Sport, bukan Emotional Sport.

e. Selalu meningkatkan surplus keuangan setiap kali kopdar/bukber.
Ibarat sebuah perjalanan, tentulah perjalanan yang kita lakukan sebuah perjalanan yang menantang untuk di lalui.
Jika tim penjualan memiliki sebuah target bulanan, begitupun dengan Anda, setiap kopdar/bukber usahakan mengalami kenaikan penjualan.

Jadi semakin sering Anda kopdar/bukber, bukan tekor malah untung.Ingat tidak ada yang salah dengan jualan, karena pada dasarnya semua orang juga berjualan, entah yang berbentuk fisik maupun nonfisik, branding misalnya.

Selamat menjalankan aktivitas kopdar dan bukber!


Kolom ini diasuh oleh WealthFlow 19 Technology.,Motivation, Financial & Business Advisory (Lembaga Motivasi dan Perencana Keuangan Independen berbasis Sosial-Spiritual Komunitas). Pertanyaan kirim ke email : uang@rol.republika.co.id  SMS 0815 1999 4916.

Anda tertarik mempelajari penggabungan ilmu motivasi dan financial planning ?

 

Silahkan klik atau Sms ke No 0815 1999 4916 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

 

Hari ‘Soul’ Putra (Motivator Keuangan Indonesia, Managing Director WF 19 Technology., Ketua Gerakan Indonesia EMAS 2029, Penulis Buku Laris WealthFlow 19 – Rahasia tentang Uang, Kekayaaan dan Kesejahteraan, Penerbit Gramedia)

 

1 OUTCOME, 9 INCOME = SUPER WEALTHY PERSON

 

Untuk Informasi Ceramah, Training, Workshop dan pemesanan buku bisa menghubungi :

Sms            : 0815 1999 4916 

Twitter        : twitter.com/h4r1soulputra

http://id.linkedin.com/pub/hari-soul-putra/67/71b/20a/

Website      : www.p3kcheckup.com

 

WealthFlow 19 Technology., Motivation, Financial & Business Advisory (Lembaga Motivasi dan Perencana Keuangan Independen berbasis Sosial-Spiritual Komunitas)

Head Offfice: Jl. Raya Pasar Ahad No. 4 Triloka 1 Blok N 1 Pancoran Jaksel 12780   Phone (62-21) 70 380 692 Fax (62-21) 70 380 692

Hotline Sms : 0815 1999 4916

Wed, 15 Jun 2016 @10:53

Copyright © 2017 - 2009 SMCorp. · All Rights Reserved