RSS Feed
logo
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

PEMBICARA - PENULIS - PERENCANA KEUANGAN
Artikel Terbaru
Arsip
21 step's to be real entrepreneur

New Release Book

DARI PRAKTISI P3K
image

Hari 'Soul' Putra

Financial Motivator


Penemu The Supreme Learning Program
Statistik Pengunjung

image

 

 

 

 

 

FB Motivasi Keuangan

 

WealthFlow 19 & Business Advisory
Mau Nambah Passive Income
Bimbel Bisnis Online
Media Strategic Partner
Radio Internet

Kiat Berbisnis Bersama Keluarga

image

Kanal MOTIVASI KEUANGAN Republika Online

Ahad, 14 Februari 2016, 16:44 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Salah satu masalah yang paling sering dihadapi oleh seorang karyawan adalah masalah gaji yang tidak pernah cukup dan waktu untuk keluarga yang selalu kurang.  


Antara waktu dan uang, biasanya selalu ada hubungan timbal balik.  Semakin tinggi jabatan dan posisi seseorang di sebuah perusahaan, biasanya semakin kurang waktu untuk keluarga, tetapi anehnya pada beberapa orang juga, walau jabatan dan posisi biasa saja, tetap saja waktu untuk keluarga juga kurang.

Jika kita ingin bedah lebih lanjut, ternyata, hampir 70 persen hidup habis untuk bekerja, mencari nafkah buat keluarga, artinya porsi terbesar hidup kita melayani perusahaan dimana kita bekerja.

Pertanyaannya adalah bagaimana agar porsi tersebut, kita ubah menjadi 70 persen untuk keluarga, sementara uang dan posisi kita dapatkan juga?

Bagi beberapa orang yang memang passion dengan bidang dimana perusahaan tempatnya bekerja, maka solusi praktisnya adalah Quality Time (waktu yang berkualitas) lebih ditingkatkan untuk keluarga, sementara bagi yang yang ingin mendapatkan Quality & Quantity Time (waktu yang panjang dan berkualitas) maka mau tidak mau, berbisnis atau mencari nafkah bersama keluarga adalah solusinya.

Apa itu berbisnis bersama keluarga?

Dua orang atau lebih (suami, isteri, anak) yang memiliki komitmen bersama untuk berbisnis dalam sebuah lingkup keluarga.
Hal paling mendasar dari relasi antara bisnis dan keuarga adalah bahwa bisnis yang harus melayani keluarga Anda, bukan sebaliknya.

Hari ini, banyak kita temui orang-orang yang bisa berjam-jam menghibur rekan atau mitra bisnisnya di sebuah kafe, sementara untuk hak dan waktu buat anak atau suami atau istrinya, hanya sekejap mata memandang. Padahal kita bekerja, berusaha tentu ujungnya adalah bagaimana bisa membahagiakan keluarga kita masing-masing.

Berikut beberapa hal yang dapat menjadi acuan ketika Anda memutuskan berbisnis bersama keluarga.

1. Tujuan bersama

Sebuah keputusan untuk berbisnis bersama keluarga haruslah menjadi sebuah tujuan bersama dalam sebuah keluarga.  Jika anak Anda masih kecil, berarti pelibatan sebuah keputusan haruslah menjadi komitmen pasangan suami atau istri. Sementara jika anak Anda sudah bisa diajak berkomunikasi secara intelektual, maka melibatkan anak tentu menjadi poin penting, di samping mengajarkan anak untuk memahami bahwa mereka punya hak dan tanggung jawab dalam bisnis yang akan kita jalankan nantinya.

Tujuan bersama ini menjadi penting, karena masing-masing akan terlibat dalam sebuah proses panjang dalam memahami indahnya bisnis (beauty of business).

Tujuan bersama ini berisi visi sebuah bisnis dalam memberi servis keluarga, maka nilai yang menjadi arah dari bisnis dalam sebuah keluarga otomatis menyesuaikan dengan prinsip-prinsip yang Anda bangun dalam keluarga Anda masing-masing.

2. Memahami bidang bisnis secara bersama

Usahakan ketika Anda memutuskan sebuah bisnis, libatkan talenta dan passion secara bersama-sama.  Misalkan keluarga Anda sering bepergian untuk mencari dan menikmati wisata kuliner, maka tidak ada salahnya Anda mencoba bisnis yang berhubungan dengan dunia kuliner.

Atau Anda sangat passion sekali ketika berbicara tentang dunia mode, tidak ada salahnya Anda mencoba menekuni dunia mode secara bersama-sama. Inti memahami bidang bisnis secara bersama adalah ketika Anda bersama keluarga ‘nyemplung’ ke dunia tersebut, sepertinya Anda tidak lagi bekerja, tetapi Anda lagi menjalankan hobi Anda.  Asyik bukan, melakukan hobi dan kita dibayar. 

3. Memisahkan uang bisnis dan uang pribadi serta keluarga
Salah satu masalah keuangan yang sering mengganggu keluarga adalah mencampuradukkan antara uang bisnis dan uang pribadi atau keluarga.  Di mulai dari kebutuhan hidup keluarga, lalu gaya hidup yang berubah setelah mendapatkan keuntungan dari bisnis hingga akhirnya modal bisnis tergerus untuk menutupi kebutuhan keluarga.

Solusi yang cukup signifikan dalam mengatasinya adalah dengan memiliki dana darurat, baik dana darurat pribadi atau keluarga atau dana darurat bisnis. Kita tahu jika awal-awal menekuni bisnis atau tahun pertama menekuni bisnis,  untuk bisa untung secara ideal sangat sulit, tetapi jika Anda latihannya sudah banyak sebelum melibatkan pasangan atau keluarga Anda maka untung secara ideal bukanlah sebuah hal yang sulit.

Karena bisnis, jika kita ekstrakkan menjadi dua hal saja, memahami pemasaran dan memahami cash flow, di luar dari itu Anda akan bertumbuh sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas keluarga kita masing-masing.

Dengan adanya dana darurat, baik bisnis atau keluarga/pribadi akan meminimalisir ketika bisnis Anda belum signifikan dalam menghasilkan uang tunai.
 
4. Membatasi jam kerja dan waktu buat keluarga

Jangan dikira ketika Anda berbisnis bersama keluarga, Anda bisa terus menerus bersama keluarga, faktanya mungkin secara fisik ya, tetapi di luar fisik (pikiran, hati dan lainnya) Anda akan fokus pada bisnis Anda.  Alih-alih ingin merdeka secara keuangan dan punya banyak waktu untuk keluarga, yang terjadi Anda bekerja 24 jam dalam sehari dan tujuh hari dalam sepekan.
Itu artinya Anda hidup dan tidur dalam masalah bisnis Anda.

Sebelum Anda punya tim yang solid, hal-hal teknis akan Anda lakukan bersama pasangan dan anak Anda.  Tetapi jika sudah ada tim, maka fungsi-fungsi delegasi perlu Anda lakukan.

Buat awal. Anda berlakukan jam kantor, istilahnya tutup order di jam kantor normal, misalnya dari pukul 08.00-16.00 WIB, sementara hari libur tidak mesti Sabtu-Ahad, bisa jadi hari Senin atau Jumat, tergantung kesepakatan. Dengan ada waktu tersebut, kuantitas dan waktu berkualitas buat keluarga tetap terkendali.

5. Tujuan berbisnis adalah melayani keluarga
Kembali ke komitmen awal, bahwa tujuan Anda berbisnis bersama keluarga adalah untuk melayani keluarga, maka bersenang-senanglah selalu bersama keluarga.

Seorang rekan bisnis saya, memilih berbisnis kuliner di tempat wisata, agar bisa ‘berwisata’ setiap pekan bersama keluarganya.  Maka Anda lakukan seperti ketika Anda ingin berwisata.  Munculkan keceriaan dan keindahan dalam berbisnis, karena dengan keceriaan dan keindahan tersebut, Anda lagi menikmati ‘wisata’ setiap harinya.

6. Belajar dari keluarga lain
Agar bisnis Anda terus bertumbuh, jadilah pembelar terbaik setiap hari, selalu bertanya kepada yang lebih ahli dan masukklah pada sebuah komunitas atau keluarga lain yang sudah terlebih dahulu ‘nyemplung’ di usaha yang sejalan dengan Anda.  Banyak para pebisnis keluarga gagal, karena tidak pernah meng-ugrade diri dan keilmuannya, sehingga hilang ditelan zaman.

Selamat berbisnis bersama keluarga!

Kolom ini diasuh oleh WealthFlow 19 Technology.,Motivation, Financial & Business Advisory (Lembaga Motivasi dan Perencana Keuangan Independen berbasis Sosial-Spiritual Komunitas). Pertanyaan kirim ke email : uang@rol.republika.co.id  SMS 0815 1999 4916.

Anda tertarik mempelajari penggabungan ilmu motivasi dan financial planning ?

 

Silahkan klik atau Sms ke No 0815 1999 4916 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

 

Hari ‘Soul’ Putra (Motivator Keuangan Indonesia, Managing Director WF 19 Technology., Ketua Gerakan Indonesia EMAS 2029, Penulis Buku Laris WealthFlow 19 – Rahasia tentang Uang, Kekayaaan dan Kesejahteraan, Penerbit Gramedia)

 

1 OUTCOME, 9 INCOME = SUPER WEALTHY PERSON

 

Untuk Informasi Ceramah, Training, Workshop dan pemesanan buku bisa menghubungi :

Sms            : 0815 1999 4916 

Twitter        : twitter.com/h4r1soulputra

http://id.linkedin.com/pub/hari-soul-putra/67/71b/20a/

Website      : www.p3kcheckup.com

 

WealthFlow 19 Technology., Motivation, Financial & Business Advisory (Lembaga Motivasi dan Perencana Keuangan Independen berbasis Sosial-Spiritual Komunitas)

Head Offfice: Jl. Raya Pasar Ahad No. 4 Triloka 1 Blok N 1 Pancoran Jaksel 12780   Phone (62-21) 70 380 692 Fax (62-21) 70 380 692

Hotline Sms : 0815 1999 4916

Sun, 14 Feb 2016 @18:01

Copyright © 2017 - 2009 SMCorp. · All Rights Reserved