RSS Feed
logo
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

PEMBICARA - PENULIS - PERENCANA KEUANGAN
Artikel Terbaru
Arsip
21 step's to be real entrepreneur

New Release Book

DARI PRAKTISI P3K
image

Hari 'Soul' Putra

Financial Motivator


Penemu The Supreme Learning Program
Statistik Pengunjung

image

 

 

 

 

 

FB Motivasi Keuangan

 

WealthFlow 19 & Business Advisory
Mau Nambah Passive Income
Bimbel Bisnis Online
Media Strategic Partner
Radio Internet

Wanita dan Uang

image

 

Senin, 18 Maret 2013

http://www.readersdigest.co.id/Uang/Perencanaan%20Keuangan/wanita.dan.uang/004/002/130

ReadersDigest -Sebuah survei di Amerika Serikat menyatakan bahwa 90 persen perempuan melakukan pembayaran tagihan-tagihan kebutuhan rumah tangga mereka sendiri alias chief bill-payer , dan sebagai pembelanja untuk rumah tangga atau shopper for household .

Yang uniknya, menurut lembaga survei DailyWorth.com, justru 60 persen wanita memiliki keterampilan dalam perencanaan keuangan dan keterampilan investasi di bawah rata-rata yang

“Jadi, sebetulnya hanya 40 persen wanita yang menguasai keterampilan perencanaan dan investasi keuangan mereka,” ujar Hari Putra, motivator finansial dan managing director WF 19 Technology Inc.

Hari kemudian menyoroti perilaku para wanita saat berbelanja di pasar, baik tradisional maupun modern. Menurut pengamatannya, tak banyak dari kaum wanita, yang pada awal artikel disebut sebagai chief bill-payer , dan shopper for household yang melakukan pencatatan belanja apa saja hari itu.

“Kebanyakan hanya ‘mencatat’ di kepala alias berrdasarkan ingatan semata,” kata Hari. “Jadilah seharusnya mereka membeli 10 item, tetapi begitu sudah di pasar, maka yang dibeli bisa 20-30.  Apalagi, jika memiliki uang lebih di luar budget, bisa bertambah susah untuk kaum wanita menolak godaan barang-barang baru yang melambai-lambai.”

Menurut Hari, berikut ini adalah empat hal yang menjadi paradok ketika seorang perempuan memandang uang, dan solusinya:

Perempuan cenderung merasa tidak nyaman berbicara masalah uang pribadi. “Padahal, disadari atau tidak, uang harusnya menjadi alat untuk mencapai tujuan keluarga,” jelas Hari. “Untuk itu diperlukan keterbukaan antara pasangan suami dan isteri untuk saling mengetahui dan memahami kondisi keuangan masing-masing.”

Semakin terbuka, biasanya masalah-masalah keuangan akan bisa diselesaikan secara bersama-sama ketimbang salah satu pihak yang sendirian stres memikirkannya.

Jadikan keuangan menjadi topik yang menyenangkan dalam keluarga kita, sehingga semakin hari semakin berkembang cara kita memandang uang dan mendayagunakannya untuk kemaslahatan keluarga

Perempuan cenderung fokus pada penghematan bukan investasi. Jika hari ini kaum wanita lebih banyak berpikir: ‘mendapatkan uang dari suami satu juta rupiah, dan harus memenej uang tersebut untuk cukup selama satu bulan dengan melakukan penghematan’, maka coba keluar dari pemikiran tersebut.

Artinya, tidak hanya tahu cara berhemat, tetapi bagaimana “memutar” uang tersebut menjadi aset produktif, yang bisa menghasilkan, bahkan melebihi uang pokok sebesar satu juta rupiah tersebut.

Berpikir out of the box dapat berarti mempelajari ilmu-ilmu investasi. Tidak harus yang canggih, tetapi yang ada dalam keseharian kita.

”Contohnya, seorang ibu secara konsisten selama 30 tahun selalu menyimpan uang receh atau logam kembalian. Ternyata di masa pensiun suaminya, mereka bisa hidup sejahtera,” papar Hari. “Caranya sangat sederhana: Setiap uang logam tersebut mencapai angka tertentu, ditukarkan ke SPBU terdekat, lalu uang hasil penukaran tersebut disimpan di bank. Setelah mencapai angka tertentu pula, uang tersebut dibelikan emas batangan – sesuai dengan harga emas saat itu.”

Emas bisa sebagai instrumen tabungan, bisa juga sebagai instrumen investasi atau hanya sebatas hedging (lindung nilai) dari terkaman inflasi.

Perempuan cenderung tergantung pada orang lain (biasanya suami) untuk know how keuangan.
Jika hari ini suami Anda total memasrahkan keuangan keluarga kepada Anda, maka mulai saat ini juga Anda harus belajar secara otodidak atau langsung bertanya kepada penasehat keuangan atau perencana keuangan bagaimana cara :
a.    Making Money (membuat uang)
b.    Keeping Money (mengelola uang)
c.    Saving Money (menyimpan uang)
d.    Investing Money (menumbuhkan uang)

Dengan mempelajarinya lewat buku, video, audio atau mengikuti seminar-seminar tentang keuangan, maka kecerdasan keuangan Anda akan semakin meningkat dari waktu ke waktu,” ungkap Hari. “Ini otomatis akan mengantarkan Anda ke jenjang kemandirian keuangan, tanpa tergantung pada orang lain lagi.”

Selain itu, yang seharusnya dilakukan adalah membuat tujuan kongkret dari rencana-rencana kehidupan keluarga Anda, dan mendetailkannya dalam bentuk angka-angka.


Perempuan cenderung kurang mahir menerjemahkan abstraksi angka-angka menjadi tujuan kongkret. “Angka-angka bukanlah momok yang menakutkan, tetapi teman untuk melihat segala sesuatu dengan kejernihan hati dan kepala kita,” tegas Hari.

Hari lalu bertanya, menurut Anda uang satu juta rupiah, besar atau kecil? Jika penghasilan Anda Rp10 juta, tentu satu juta rupiah menjadi kecil. Tetapi menjadi besar jika penghasilan Anda hanya seratus ribu rupiah. Nah, sekarang menurut Anda uang Rp10 juta, besar atau kecil? Akan menjadi kecil ketika Anda memiliki penghasilan Rp100 juta, tetapi tetap menjadi besar jika penghasilan Anda di bawah Rp10 juta. Begitu seterusnya, hingga mencapai angka satu miliar rupiah, satu triliun rupiah, dan seterusnya.

“Kesimpulannya, uang hanya permainan angka, dan perkara besar atau kecilnya tergantung dari kesiapan kita untuk mengelolanya,” ujar Hari.


Hari ‘Soul’ Putra (Finansial Motivator, Managing Director WF 19 Technology Inc., Ketua Gerakan Indonesia EMAS 2029, Penulis Buku Laris WealthFlow 19 – Rahasia tentang Uang, Kekayaaan dan Kesejahteraan, Penerbit Gramedia)

1 OUTCOME, 9 INCOME = SUPER WEALTHY PERSON

Untuk Informasi Ceramah, Training, Workshop dan pemesanan buku bisa menghubungi :

Sms                           : 0815 1999 4916

Twitter                       : twitter.com/h4r1soulputra

Website                    : www.p3kcheckup.com

WealthFlow 19 Technology Inc., Motivation, Financial & Business Advisory (Lembaga Motivasi dan Perencana Keuangan Independen berbasis Sosial-Spiritual Komunitas)

Offfice: Jl. Raya Pasar Ahad No. 4 Triloka 1 Blok N 1 Pancoran Jaksel 12780   Phone (62-21) 70 380 692 Fax (62-21) 70 380 692

 

Copyright © 2018 - 2009 SMCorp. · All Rights Reserved