RSS Feed
logo
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

PEMBICARA - PENULIS - PERENCANA KEUANGAN
Artikel Terbaru
Arsip
21 step's to be real entrepreneur

New Release Book

DARI PRAKTISI P3K
image

Hari 'Soul' Putra

Financial Motivator


Penemu The Supreme Learning Program
Statistik Pengunjung

image

 

 

 

 

 

FB Motivasi Keuangan

 

WealthFlow 19 & Business Advisory
Mau Nambah Passive Income
Bimbel Bisnis Online
Media Strategic Partner
Radio Internet

Gaji Minim, Bagaimana Siasati Keuangan Keluarga?

image








Sabtu, 02 Maret 2013, 08:07 WIB

http://www.republika.co.id/berita/humaira/sana-sini/13/03/01/miz9fc-gaji-minim-bagaimana-siasati-keuangan-keluarga

REPUBLIKA.CO.ID, Bagaimana hidup di Jakarta dengan gaji sebesar Rp 1,2 juta? Hari 'Soul' Putra, seorang motivator keuangan, menyebutkan masalah ini tidak bisa dijawab dengan sederhana karena terkait dengan pengetahuan mengelola keuangan keluarga atau personal finance.

Menurut dia, ini dia letak tantangannya, yaitu menyelesaikan masalah dengan pemberdayaan keluarga. Hari pun memberikan tiga cara yang bisa kita lakukan sebagai solusi, yakni :

1. Bangun mindset ingin berubah

Mindset adalah pola pikir kita, cara kita bertindak berdasarkan masukan yang kita terima, entah dari guru, orang tua, penasehat keuangan atau lingkungan yang mendidik kita. 

Pertanyaannya, maukah kita berubah? Sering kali, kita hanya ingin berubah tanpa mau bertindak. ''Kita semua ingin punya uang, tetapi tidak mau TAKE ACTION,'' ujarnya.

Ataukah kita hanya ingin seperti itu terus kondisi keuangan keluarga kita? Jika jawabannya tidak, mulai hari ini kita memutuskan untuk hidup hanya dari 90 persen penghasilan kita, sisanya yang 10 persen kita tabung untuk masa depan perubahan keuangan kita. Jika kita ingin berubah, lakukan menabung di awal ketika mendapatkan gaji atau usaha Anda. Baru setelah itu untuk mulai menaikkan persentasenya perlahan-lahan.

2.Biasakan membagi porsi keuangan kita ketika sulit

Ketika kita hidup dari hanya 90% penghasilan rutin atau bulanan kita, maka langkah selanjutnya adalah menginventarisasi keahlian, bakat, hobi dan keterampilan kita yang lain untuk dikonversi menjadi ide yang bisa menghasilkan uang.

Misal, bagi yang isterinya bisa menjahit, kenapa tidak diberdayakan untuk menerima pesanan jahitan dengan cara menyewa atau meminjam mesin jahit orang lain, dengan sistem bagi hasil.

Ketika kita lagi dalam kesulitan keuangan, biasanya kita berandai-andai untuk membagi alokasi keuangan kita untuk tujuan keuangan kita di masa mendatang.  Namanya juga harapan, boleh saja kita menuliskan impian keuanga kita, misal ingin pergi haji sementara uangnya belum ada ketimbang kita tidak pernah punya harapan akan perbaikan kondisi keuangan keluarga kita.

Dengan menuliskan tujuan keuangan dikala sulit, ini menandakan kita memiliki tujuan keuangan dan ingin melakukan perubahan dalam diri serta mau melaksanakan apa yang kita rencanakan  tersebut. 

Paling tidak ada 3 jenis alokasi keuangan kita :

a. Proteksi, melindungi kehidupan keuangan kita seperti ketika anak sakit, suami atau isteri di PHK dll.  Bisa dalam bentuk dana darurat atau asuransi.

b. Akumulasi, prinsip sedikit-sedikit jadi bukit bisa kita terapkan untuk tujuan keuangan kita.  Tujuan kita harus dikonversi dalam bentuk angka-angka keuangan kita. Misal ingin pensiun di usia 51 tahun, sementara sekarang usia kita 35 tahun, maka ada jeda waktu 16 tahun untuk kita mempersiapkan diri kita, berapa yang harus kita tabung dan investasikan, menjadi berapa kira-kira uang tersebut di tahun 2029 (asumsikan tingkat inflasi 10 persen per tahunnya), lalu baru kita breakdown akan konsisten menabung dan investasi berapa rupiah per bulannya dengan instrument investasi apa saja yang memungkinkan tujuan keuangan kita tercapai.

c. Distribusi, perlunya berfikir dari akhir, jika anak cucu kita nanti akan jadi apa kondisi keuangannya, maka dimulai dari diri kita hari ini, tentunya investasi ilmu yang utama dan harta.

3. Naikkan penghasilan

Satu masalah dari kebanyakan karyawan adalah hanya memiliki satu income (pendapatan), dengan kita menaikkan penghasilan maka memiliki kemungkinan untuk mempunyai multiple income.

Pada kesempatan lain akan saya bahas apa saja bentuk-bentuk dari multiple income tersebut.

Yang paling penting adalah membiasakan hal-hal yang benar terlebih dahulu, bukan membenarkan hal-hal yang biasa.  

Dengan membiasakan hal-hal yang benar, tandanya kita mau berubah dari kondisi keuangan yang tidak berdaya (financial helplessness) menjadi sehat keuangan (financial health).

Dengan memahami akar masalah keuangan tersebut, maka Insya Allah kita akan menemukan solusi untuk penghasilan Rp 1,2 juta tadi. Anda tertarik mempelajari penggabungan ilmu motivasi dan financial planning?

Silahkan sms ke no 0815 1999 4916 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

 

Hari ‘Soul’ Putra (Finansial Motivator, Managing Director WF 19 Technology Inc., Ketua Gerakan Indonesia EMAS 2029, Penulis Buku Laris WealthFlow 19 – Rahasia tentang Uang, Kekayaaan dan Kesejahteraan, Penerbit Gramedia)

  1 OUTCOME, 9 INCOME = SUPER WEALTHY PERSON

 Untuk Informasi Ceramah, Training, Workshop dan pemesanan buku bisa menghubungi :

Sms                            : 0815 1999 4916 

Twitter                       : twitter.com/h4r1soulputra

Website                     : www.p3kcheckup.com

WealthFlow 19 Technology Inc., Motivation, Financial & Business Advisory (Lembaga Motivasi dan Perencana Keuangan Independen berbasis Sosial-Spiritual Komunitas)

Offfice: Jl. Raya Pasar Ahad No. 4 Triloka 1 Blok N 1 Pancoran Jaksel 12780   Phone (62-21) 70 380 692 Fax (62-21) 70 380 692 

Copyright © 2018 - 2009 SMCorp. · All Rights Reserved