RSS Feed
logo
Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

PEMBICARA - PENULIS - PERENCANA KEUANGAN
Artikel Terbaru
Arsip
21 step's to be real entrepreneur

New Release Book

DARI PRAKTISI P3K
image

Hari 'Soul' Putra

Financial Motivator


Penemu The Supreme Learning Program
Statistik Pengunjung

image

 

 

 

 

 

FB Motivasi Keuangan

 

WealthFlow 19 & Business Advisory
Mau Nambah Passive Income
Bimbel Bisnis Online
Media Strategic Partner
Radio Internet

Investasi Emas bagi pemula

OkeZoners, berbicara tentang investasi dan keuangan, paling tidak ada tiga hal yang wajib kita pahami dasar-dasarnya :

  1. Apa yang menjadi tujuan investasi atau tujuan keuangan kita?
  2. Target atau hasil investasi yang bagaimana yang akan kita dpatkan dari investasi yang kita lakukan?
  3. Sudahkah kita mengenal resiko dari investasi yang akan kita lakukan?


Mari kita bahas satu persatu.

 

Yang pertama , seperti yang pernah saya bahas pada artikel terdahulu, yang membedakan antara menabung dan berinvestasi, menabung adalah menyisihkan uang kita untuk masa depan dan investasi adalah menumbuhkembangkan uang hasil tabungan kita tersebut agar lebih bernilai.


Jadi ketika kita ingin berinvestasi, maka apa yang menjadi keinginan atau kebutuhan kita untuk masa-masa mendatang?

 

Apakah kita akan naik haji, sekolah lagi, menikmati pensiun atau apa?

Setelah kita tahu apa yang menjadi cita-cita dari tujuan kita berinvestasi, maka yang kedua adalah berapa banyak atau berapa lama kita akan berinvestasi?


Biasanya yang paling mudah kita lakukan adalah mengkonversinya dalam bentuk rupiah.


Sesuai dengan judul artikel ini, investasi emas bagi pemula, maka ilustrasinya adalah tentang emas.


Saya buat ilustrasi, di tahun 2010 harga emas batangan per 1 gr (ada sertifikat ANTAM) berkisar pada harga Rp 360.000 dimana biaya naik haji pada saat itu sekitar 35jt, artinya hanya dengan memiliki 97 gr emas, kita sudah bisa naik haji.


Bandingkan dengan tahun 2012 saat ini, dimana biaya naik haji mencapai 40jt, dengan harga emas Rp 530.000 per 1 gr nya, itu artinya cukup 75 gr kita sudah bisa menunaikan ibadah haji ke tanah suci, Makkah al Mukarromah


Menarik bukan?.


Yang ketiga adalah kita memiliki profil resiko yang bagaimana, apakah konservatif, moderat atau agresif?

Setelah tahu kita bertipe apa, apakah investasi yang akan kita lakukan ini (emas), sudah teralokasi dengan baik dalam berbagai investasi yang kita tanam di luar perak dan berlian, dimana emas termasuk dalam aktiva riil.


Ataukah aktiva finansial kita seperti tabungan, deposito, reksadana, saham dan obligasi?

Ataukah investasi kita termasuk intellectual property atau real estate property ?

 

Jika kita bertipe konservatif, maka 0-5% bisa kita alokasikan untuk kita berinvestasi di emas, jika kita bertipe moderat, maka 5-15%, sedang jika kita bertipe agresif maka 15-30% bisa kita alokasikan untuk membeli emas batangan yang bersertifikat di luar dari investasi lain yang saya sebutkan di atas.

 

Berikut ini, akan saya sajikan dalam bentuk tabel, plus dan minus ketika kita berinvestasi di emas batangan produksi PT ANTAM.


Kekurangan investasi emas:

  1. Tidak praktis (harus bawa fisik).
  2. Penyimpanan dan pengamanan (dari pencurian).
  3. Dana macet (tidak bisa diputar untuk usaha, kecuali yang punya usaha).
  4. Tidak ada cash flow (tiap bulan).

Kelebihan investasi emas:

  1. Antikrisis dan inflasi
  2. Berbentuk fisik (berwujud barang).
  3. Dapat digadaikan dan dijaminkan.
  4. Tahan lama (antikarat).
  5. Bebas biaya pajak dan administrasi.


Seperti kita pahami bersama, emas tersedia dalam beberapa bentuk, antara lain : emas batangan/emas lantakan, emas koin dan emas perhiasan.

Disebut emas batangan karena emas ini berbentuk seperti batangan pipih atau batu bata, dimana kadar emasnya adalah 22 atau 24 karat, atau apabila dalam persentase adalah 95% dan 99%. Jenis emas ini adalah yang terbaik untuk investasi karena dimana pun dan kapan pun Anda ingin menjualnya, nilainya akan sama. Nilai ini mengikuti standar internasional yang berlaku nilainya pada hari penjualan lagi.

Kemudian, yang kedua adalah emas koin, dimana bentuk emas seperti ini adalah salah satu bentuk lain dari emas batangan yang sudah dibentuk menjadi koin emas murni. Nilai dan kadarnya pun sama dengan emas batangan. Yang perlu diketahui adalah bahwa emas koin bagus untuk investasi. Namun sayangnya, sekarang emas koin sudah sulit untuk dijumpai lagi di toko-toko emas.

Yang terakhir adalah emas perhiasan. Walaupun emas berbentuk perhiasan sangat disukai oleh perempuan, tapi umumnya emas perhiasan kurang baik untuk dijadikan media investasi. Mengapa?

Sebab, emas perhiasan membutuhkan jasa pembuatan tertentu untuk bisa memiliki ciri yang khas seperti itu. Itulah sebabnya, emas perhiasan membebankan biaya pembuatan kepada pembelinya.

Sehingga, selain Anda membeli emasnya, Anda juga akan membayar ongkos pembuatan. Belum lagi kalau berbicara mengenai modelnya yang sudah tidak up-to-date lagi alias ketinggalan jaman.

 

Setelah kita pahami tipe-tipe emas, pertanyaan selanjutnya adalah strategi investasi emas seperti apa yang bisa kita lakukan, khususnya bagi pemula :

 

1. Ingin mendapatkan Penghasilan (menguntungkan)

Bagi yang ingin mendapatkan keuntungan secara jangka pendek, maka bisa melakukan alternatif seperti berikut :


a.  Buat yang tidak punya uang

Karena emas merupakan hedging /lindung nilai dari inflasi, maka strategi yang paling umum adalah ketika kita bisa menabung uang kita, hingga tercapai harga emas.  Misal harga emas saat ini 1 gr nya Rp 500.000 maka minimal kita membelinya 5 gr = Rp 2.500.000, setelah memiliki dana tersebut, kita bisa langsung membelinya ke ANTAM atau PT Aneka Tambang,Tbk (bisa di lihat di www.logammulia.com atau www.antam.com ) atau toko-toko emas yang memiliki sertifikat dari PT ANTAM yang diakui secara internasional.


Atau kita bisa mendatangi PT Pegadaian untuk membeli emas secara cicilan sesuai dengan jangka waktu yang tertera dalam perjanjian, misal 3 atau 6 bulan dengan terlebih dahulu membayar DP/Down Payment nya.


b.  Bagi yang punya uang pas-pasan

Setelah memiliki dana darurat sebesar 3, 6, 12 atau 24 kali pengeluaran (sesuai dengan banyaknya anggota keluarga, di luar perlindungan asuransi) maka strategi membeli ketika harga rendah dan menjualnya ketika harga tinggi bisa kita aplikasikan.

Beli saat ada uang, simpan dengan aman, dan jual saat diperlukan.

Dengan strategi ini, semakin banyak emas batangan yang kita punya, kemungkinan mendapatkan selisihnya (Baca : Profit) semakin besar.

 

2. Ingin Pengembangan (investasi jangka panjang )

Jika tadi lebih ke strategi jangka pendek, maka strategi berikut untuk yang memiliki nafas lebih panjang, dan benar-benar untuk investasi masa depan.


a.  Punya uang untuk dagang

Setelah lepas dari semua kebutuhan sehari-hari, maka strategi ini bisa digunakan untuk total berinvestasi di emas.  Dengan asumsi harga emas cenderung naik (ada beberapa waktu, harga emas turun, yang perlu digaris bawahi, berinvestasi emas tetap memiliki resiko), maka selain Anda bisa membeli emas, Anda harus punya dana cash untuk ‘menyekolahkan’ emas Anda di pegadaian. Selisih dengan cara beli-gadai-beli, maka Anda akan dapat keuntungan yang lumayan, ketimbang hanya beli saat ada uang, simpan dengan aman, dan jual saat diperlukan.


b.  Punya uang berlebih

Bisa Anda gunakan strategi beli rendah, jual tinggi.   Beli tinggi, gadai rendah.  Strategi ini, selain perlu analisa dan perhitugnan yang matang, yang kita lakukan adalah melihat timing yatu ketika harga turun barulah kita gadai dan beli emas lagi.  kalau harga naik terus, kita gunakan strategi punya uang untuk dagang. Dengan strategi ini, keuntungan Anda akan berlipat di samping adanya faktor resiko untuk nombok.

 

Selain itu juga, Anda harus menghitung selisih antara sewa Safe Deposit Box /SDB di bank atau Jasa titipan di PT Pegadaian untuk tempat penyimpanan emas dengan tingkat pengembalian investasi kita (ROI/Return Of Investment ) selama jangka waktu tertentu.


Terakhir, yang tidak kalah pentingnya adalah dalam membeli emas batangan yakni :

  1. Harus punya sertifikat ANTAM
  2. Karat 99,99 bukan 99,98
  3. Cocokkan no ID sertifikat dengan nomor emas logam mulianya
  4. Apakah SDB atau Jasa titipan itu diasuransikan apa tidak?

 

Selamat berinvestasi emas!

 

Anda tertarik mempelajari penggabungan ilmu motivasi dan financial planning ?

Silahkan sms ke no 0815 1999 4916 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

 

Hari ‘Soul’ Putra (Finansial Motivator, Ketua Gerakan Indonesia EMAS 2029, Mentor Indonesia Melek Finansial PT MRE, Penulis Buku Laris WealthFlow 19 – Rahasia tentang Uang, Kekayaaan dan Kesejahteraan, Penerbit Gramedia, 2012, utk informasi Ceramah, Training, Workshop dan pemesanan buku bisa sms ke 0815 1999 4916). 

Follow Twitter         : twitter.com/h4r1soulputra

Website   : www.p3kcheckup.com

 

Sumber :

Investasi Emas Bagi Pemula (Bagian 1)

Selasa, 4 September 2012 14:02 wib

http://economy.okezone.com/read/2012/09/04/315/684917/investasi-emas-bagi-pemula


Investasi Emas Bagi Pemula

Bagian 2

Selasa, 4 September 2012 16:00 wib

http://economy.okezone.com/read/2012/09/04/315/684930/investasi-emas-bagi-pemula

Copyright © 2021 - 2009 SMCorp. · All Rights Reserved